Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Februari 2012

Pelopor Pencegahan Penyakit dengan Vaksinasi

Pada pertengahan tahun 1800-an Louis Pasteur melakukan penelitiannya, suatu masa ketika para dokter belum memiliki gambaran yang jelas untuk menangani tentang bagaimana suatu penyakit dan bagaimana terjadi penularannya. Mereka juga belum mempunyai cara untuk mencegah atau mungkin bisa menyembuhkanya penyakit yang telah diderita sebagian orang saat itu.

Louis Pasteur Pelopor Pencegahan Penyakit dengan Vaksinasi


Melalui eksperimen yang teliti menggunakan mikroba, Pasteur menunjukkan bagaimana kehidupan mikroba dapat berpindah pada manusia dan hewan melalui air, makanan, dan udara. Hal ini membuat beliau merasa sangat yakin bahwa mikroba merupakan penyebab penyakit yang dapat dikendalikan. Beliau menghasilkan suatu teknik yang disebut pemvaksinan, yang membantu manusia dan hewan memiliki daya tahun terhadap suatu mikroba lalu memberi perlindungan dari serangan penyakit yang diakibatkannya.

Jumat, 02 Desember 2011

8 Mitos Hoax Seputar Penyakit HIV-AIDS

Sobat Uniqer's, hari AIDS Sedunia yaitu setiap 1 Desember, diperingati untuk menumbuhkan kesadaran akan bahayanya penyakit HIV/AIDS. Apalagi kasus penyakit HIV/AIDS ini di Indonesia tiap tahun makin meningkat. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, dalam lima tahun terakhir terjadi peningkatan dalam penyebarannya. Pada 2005, tercatat 5.321 orang terinfeksi HIV dan AIDS sementara pada bulan September 2010 tercatat 22.726 orang.

Agar informasi yang beredar tentang HIV/AIDS tidak menyesatkan dan tidak memunculkan prasangka dan stigma buruk terhadap ODHA (orang dengan HIV/AIDS), kenali mitos dan fakta seputar virus dan penyakit mematikan berikut ini, seperti dikutip dari about.com.

1. Orang yang baru didiagnosis HIV/AIDS akan segera meninggal
Fakta: Pendapat itu tidak sepenuhnya benar. Karena, orang yang telah terdiagnosis tertular HIV/AIDS, terbukti bisa hidup lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Pemakaian obat, program pengobatan yang baik, dan pemahaman yang lebih baik tentang virus ini memungkinkan mereka yang terinfeksi untuk hidup normal, sehat, dan tentunya tetap hidup produktif.

2. HIV/AIDS bisa disembuhkan lewat pengobatan alternatif
Fakta: Tak sedikit orang mengklaim mampu menyembuhkan secara alternatif. Tapi, kenyataannya sekarang ini belum ditemukan obat untuk mengalahkan HIV/AIDS. Jadi, hati-hati terhadap klaim atau penyembuhan mukjizat.

3. Dokter umum bisa mengobati HIV dan AIDS
Fakta: para ahli percaya bahwa dengan kompleksitas HIV dan AIDS, berarti hanya dokter spesialis kasus ini yang mampu merawat ODHA. Pastikan untuk memilih dokter tepat untuk merawat pasien HIV/AIDS secara teratur.

4. HIV/AIDS tidak bisa tertular lewat seks oral
Fakta: Sekali lagi, ini tidak benar dan ini mitos yang sangat berbahaya. Kondom harus tetap digunakan setiap kali melakukan hubungan seksual, anal, dan oral.

5. Mengidap HIV/AIDS tidak bisa punya anak
Fakta: Wanita yang hidup dengan HIV/AIDS tetap bisa hamil dan memiliki keturunan. Untuk mengurangi risiko penularan HIV, maka harus menjalani pengobatan untuk mengendalikan infeksi.

6. Usia di atas 50 tidak akan tertular HIV/AIDS
Fakta: Ini tidak benar, karena banyak kasus HIV/AIDS yang ditemukan pada usia di atas itu. Virus ini bisa menyerang segala usia.

7. Pasangan yang sama-sama kena HIV/AIDS, tak perlu pakai ‘pengaman’
Fakta: Tidak benar. Ahli menilai justru bila mereka tidak menggunakan kondom, bisa lebih
paran dan proses pengobatan menjadi lebih sulit.

8. HIV/AIDS hanya bisa menularkan kaum gay dan pengguna narkoba
Fakta: HIV/AIDS dapat menginfeksi siapa saja. Bahkan, bayi, wanita, manula di atas 50 tahun, remaja, kulit hitam, putih dan hispanik. Orang-orang yang memiliki perilaku berisiko HIV/AIDS tetap dapat terinfeksi.
 Source 

Rabu, 12 Oktober 2011

Operasi Wajah Menggunakan Wajah Mayat

Sobat Uniqer's, Rafael 34 tahun yang memiliki transplantasi wajah. Selama 30 jam, lebih dari 100 petugas medis di Seville Virgen del Rocio bekerja pada operasi ini. Pria ini menderita tumor wajah yang disebabkan oleh penyakit neurofibromatosis. Dia menjalani operasi plastik, dan sekarang bagian bawah wajahnya tampak jauh lebih baik karena Rafael menerima transplantasi wajah yang lebih rendah. Dokter mengembalikan bagian wajah yang cacat karena tumor. Ini adalah kedua kalinya seperti operasi telah dilakukan di Spanyol. Meskipun dalam prosedur ini dilakukan pada bulan Januari 2010, pertama kali Rafael muncul di depan publik adalah 4 Mei 2011.


Dia muncul di hadapan media di Rumah Sakit Virgen del Rocio di Seville, selatan Spanyol, di mana ia menjalani operasi selama 30 jam pada tanggal 26 dan 27. Dia telah meninggalkan rumah sakit dan mengatakan dia bisa merasakan sakit, panas dan dingin di wajahnya - dan bahkan mulai mencukur.

Rafael masih memiliki kesulitan dalam berbicara jelas, karena ia tidak dapat kendali penuh atas lidahnya untuk tiga bulan.Wajahnya juga masih meradang. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia adalah penggemar Seville football team Real Betis dan melihat ke depan untuk kembali ke stadion mereka untuk menonton pertandingan.


Rafael muncul di konferensi pers bersama ibunya dan adik Juana Belen, yang memegang tangannya.
Dia meminta privasi untuk dihormati, mengatakan: "Tolong, setelah konferensi pers Aku ingin kalian meninggalkan aku, keluarga dan teman-teman saya dalam ketenangan" dokter mengatakan transplantasi wajah dari jaringan donor lebih rendah dua pertiga dari wajahnya.



Bagian pertama dari transplantasi membuang jaringan wajah, pembuluh darah dan ujung saraf dari donor. Bagian kedua menempatkan wajah pada pasien. Rafael menghabiskan lima minggu di ruang perawatan intensif dan seminggu di unit luka bakar sebelum dipindahkan ke tempat tidur rumah sakit biasa 15 Maret.Tim dokter bedah plastik menghabiskan setahun untuk berlatih operasi pada tubuh dan simulator komputer 3D.

Dia menambahkan bahwa Rafael "sudah bisa menelan dengan normal" dan dalam tiga bulan ia akan memiliki mobilitas normal di wajahnya. Dr Gonzalez Padilla mengatakan pasien "mengakui sendiri" ketika dia pertama kali melihat dirinya di cermin setelah operasi, dan menambahkan: "Dia tidak melihat dirinya sebagai rakasa, pada kenyataannya dia pikir dia terlihat lebih muda."

Rafael pernah menderita penyakit neurofibromatosis kongenital, tipe 1 yang sebelumnya dikenal sebagai von Recklinghausen , masalah genetik yang menyebabkan sel tumbuh tidak normal, sejak lahir. Dia memiliki tumor jinak pada dua pertiga dari wajahnya .

Dr Gomez Cia mengatakan untuk Rafael "tidak ada alternatif rekonstruksi kecuali untuk transplantasi jaringan dari donor pasien lain yang sudah mati". Sejak operasi Rafael, ahli bedah di Barcelona telah melakukan transplantasi wajah penuh pertama di dunia. Seorang petani yang wajahnya cacat dalam kecelakaan penembakan lima tahun lalu menjalani operasi di kota Vall d'Hebron Rumah Sakit.
 Source 

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sakit Langka, Tubuh Gadis Ini Tanpa Hormon

Sobat Uniqer's, Usia Poppy Webb-Jones sudah 17 tahun. Ia lebih menyukai menghabiskan waktu dengan mainannya semasa kecil. Hasratnya terhadap lawan jenis sama sekali tak tumbuh. Ia juga tak memiliki keinginan untuk mulai mempercantik diri seperti gadis seusianya.

Selamanya Poppy tak akan bisa merasakan pubertas. Terlahir tanpa hormon, ia didiagnosis mengalami kelainan langka, yang membuatnya tak memiliki semua jenis hormon penting bagi kehidupan. Dunia medis menyebutnya panhypopituitarism.

Poppy Webb-Jones
Gadis asal Inggris itu tak bisa mengalami lonjakan emosional yang biasa dialami para remaja yang menginjak usia pubertas. Ia bahkan memiliki risiko tinggi mengalami kematian dini.

Selain tak memiliki hormon estrogen yang memengaruhi pubertasnya, ia juga tak memiliki hormon pertumbuhan. Artinya, tulang-tulangnya berhenti tumbuh di usia sekitar 11 tahun. Ia tak memiliki hormon tiroksin yang mengatur metabolisme dan kadar energi.

"Karena tak memiliki estrogen, ovariumnya juga tak berkembang untuk menghasilkan sel telur yang sehat, bahkan dengan terapi hormon sekalipun. Sungguh membuat kami terpukul dan menangis," kata sang ibu, Karen, seperti dikutip The Sun.

Yang paling berbahaya adalah, tubuhnya tak mampu menghasilkan hormon kortisol yang penting mengatur reaksi tubuh terhadap stres. "Kami hampir kehilangan dia, kami baru tahu kondisi itu dua tahun lalu. Ia selalu tampak lemah dan kekurangan energi dan kerap berakhir di rumah sakit," kata Karen.
 Source 

Senin, 12 September 2011

King 'Neon', Menyala dalam Gelap, Musuh AIDS

Dunia saat ini menghadapi dua pandemi AIDS, satu pada manusia, dan satu lainnya pada kucing domestik. Virus yang bertanggungjawab -- baik human immunodeficiency virus (HIV) pada manusia dan feline immunodeficiency virus (FIV) pada kucing, relatif sama.

Dalam upaya menanggulangi AIDS, para ilmuwan menciptakan kucing neon alias kucing yang bisa menyala. Berasal dari DNA kucing domestik yang dimodifikasi dengan gen yang berfungsi melawan virus semacam HIV.

Lantas, bagaimana mereka bisa menyala? Gen ubur-ubur neon adalah jawaban dari pertanyaan ini. Unsur neon membuat ubur-ubur menyala hijau di bawah sinar ultraviolet membuat kucing bisa nampak menyala.

Penelitian bertujuan, menunjukkan, bahwa protein alami yang bisa mencegah AIDS pada monyek macaque bisa melakukan hal yang sama pada kucing.

Dua gen tersebut dikaitkan, gen DNA ubur-ubur berfungsi melacak protein gen satunya. Jika seekor kucing bersinar kehijauan di bawah sinar ultraviolet, itu artinya protein telah diproduksi dalam jaringannya. Dan bahwa teknik tersebut telah bekerja. Sifat menyala dalam gelap ini juga dimungkinkan menurun.

Pencipta kucing rekayasa genetika itu mengatakan, penelitian akan mempercepat pencarian vaksin dan pengobatan HIV -- virus penyebab AIDS yang membuat 30 juta orang terinfeksi. Juga pada hewan.

Di masa depan, orang bisa membeli hewan peliharaan yang kebal sejumlah penyakit, mengurangi biaya pergi ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi.

Namun para kritikus mengatakan teknik tersebut berimplikasi pada kesejahteraan hewan. Mereka minta para ilmuwan harus mengurangi jumlah hewan dalam percobaan mereka.

Sebaliknya, para peneliti Mayo Clinic di AS mengklaim, pihaknya menggunakan virus tak berbahaya untuk mentransfer gen ke dalam sel telur binatang.

Satu gen membuat protein neon, gen yang lain memproduksi protein untuk melawan FIV -- semacam HIV pada kucing. Telur itu kemudian dibuahi melalui IVF dan ditanamkan pada ibu pengganti.

Sebanyak 22 kali percobaan menghasilkan lima bayi kucing -- tiga di antaranya selamat. Dua dari tiga bayi kucing yang hidup sehat, sementara lainnya menderita masalah kesehatan.
 Source 

Minggu, 17 Juli 2011

Ponsel Tak Sebabkan Tumor Otak?

Menggunakan ponsel selama bertahun-tahun ternyata tidak akan menambah resiko orang terkena penyakit kanker otak jinak. Demikian hasil dari sebuah riset terakhir yang dilakukan oleh ilmuwan Denmark.

Riset yang melibatkan pengumpulan data dari 2,9 juta orang Denmark, itu menyimpullkan bahwa para pengguna ponsel selama 11 tahun atau lebih, tidak memiliki tumor jenis ini, atau disebut juga dengan nama vestibular schwannomas.

Ponsel Tak Sebabkan Tumor Otak
Hasil penemuan ini kontradiktif dengan banyak penelitian sebelumnya. Ilmuwan dari Denmark ini mengatakan bahwa mereka tidak menemukan hubungan jangka panjang antara ponsel dengan perkembangan tumor itu.

Vestibular schwannomas adalah penyakit tumor ringan yang secara teoritis timbul dari energi yang terserap oleh otak dari medan elektromagnet yang dihasilkan oleh ponsel. Pada riset sebelumnya, World Health Organization mengklasifikasikan ponsel sebagai penyebab potensial kanker (karsinogen).

Riset yang dilakukan oleh ilmuwan Denmark ini adalah salah satu yang terbesar untuk meneliti masalah ini. Penelitian ini hanya mendata berapa lama seseorang telah menjadi pengguna ponsel. Namun, tidak mendata seberapa sering orang tersebut menggunakan ponsel.

Menurut, David Savitz, seorang profesor dari Brown University yang duduk dalam panel penelitian WHO itu, penemuan terbaru ini menjadi salah satu pembuktian ketiadaan hubungan antara pemakaian ponsel dengan peningkatan resiko vestibular schwannomas. Namun, kata Savitz, penelitian di bidang ini masih perlu terus dilakukan.

Vestibular schwannomas tumbuh di sekitar sel otak dan melibatkan fungsi pendengaran dan keseimbangan seseorang. Tumor ini akan menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran, pusing-pusing, serta kehilangan keseimbangan.

Bila tumor ini tumbuh semakin besar, tumor ini mungkin akan menekan daerah-daerah otak yang penting sehingga bisa juga mengancam jiwa pengidapnya.

Karena tumor jenis ini adalah tumor yang pertumbuhannya sangat lambat, jadi masih ada kemungkinan tumor ini diketahui setelah lebih dari 11 tahun. Oleh karenanya, para peserta penelitian musti terus dimonitor untuk mengetahui perkembangan vestibular schwannomas, dalam tubuh mereka.
http://teknologi.vivanews.com/news/read/233801-ponsel-tak-sebabkan-tumor-otak-

Rabu, 29 Juni 2011

Berjemur Kurangi Risiko Kanker Payudara

Berjemur di bawah sinar matahari pagi terbukti bermanfaat bagi kesehatan khususnya tulang untuk segala usia, bayi, anak, remaja hingga orang dewasa. Sebuah studi terbaru menemukan, wanita yang berjemur tiga jam setiap hari mampu mengurangi risiko terkena kanker payudara hingga 50 persen.

Serangkaian studi menunjukkan, eksposur rutin sinar matahari memiliki efek anti-kanker yang kuat dengan merangsang produksi vitamin D di kulit. Tes di laboratorium menunjukkan, sel-sel payudara mampu mengkonversi vitamin D menjadi sifat anti-kanker.

Seperti dikutip laman Daily Mail, peneliti asal Kanada membandingkan 3.101 penderita kanker payudara dengan 3.471 wanita sehat yang tidak menderita tumor.

Masing-masing ditanyai, seberapa banyak waktu yang mereka habiskan di luar ruangan antara April dan Oktober selama empat tahap kehidupan, mulai dari usia remaja, di usia dua puluhan , tiga puluhan, empat puluhan dan lima puluhan serta usia 60-74 tahun.

Hasilnya, seperti dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology, menunjukkan wanita yang memiliki setidaknya 21 jam seminggu terkena paparan sinar ultraviolet (UV) matahari di usia remaja, berkurang 29 persen kemungkinan untuk mendapatkan kanker daripada mereka yang mendapatkan paparan sinar matahari kurang dari satu jam sehari.

Bagi wanita usia empat puluhan dan lima puluhan yang melakukan aktivitas rutin berjemur, risiko turun 26 persen. Untuk mereka yang berusia di atas 60 tahun, risiko mengalami tumor juga berkurang.

Manfaat sinar matahari pagi ini juga bisa dirasakan para kaum adam. Dari penelitian ini juga ditemukan bahwa pria yang memperoleh vitamin D dari sinar matahari dengan jumlah yang direkomendasikan juga bisa mengurangi dampak terserang penyakit jantung dan stroke.

Penelitian AS, yang diikuti oleh hampir 119ribu orang dewasa selama dua dekade menemukan pria yang mendapatkan 600 IU vitamin D per hari , 16 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan masalah jantung atau stroke dibandingkan pria yang mendapat asupan vitamin D kurang dari 100 IU per hari.

Namun perlu diingat, temuan ini harus diseimbangkan dengan risiko terjadinya kanker kulit akibat paparan sinar matahari berlebih. Untuk itu, lakukan aktivitas berjemur hanya di waktu pagi hari, sejak pukul 07.00 hingga 09.00 saat sinar matahari tak terlalu menyengat.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/229788-berjemur-kurangi-risiko-kanker-payudara

Nyamuk Suka Aroma Tubuh Peminum Bir

Suka minum bir? Jangan heran jika nyamuk-nyamuk sering menempel di tubuh Anda. Itu karena menurut hasil temuan dari tim di Pusat penelitian IRD, Montpellier, Perancis, orang yang mengonsumsi setengah liter atau dua botol bir, 15 persen lebih banyak dihinggapi nyamuk.

Para peneliti percaya bahwa nyamuk tertarik pada perubahan bau badan dan napas yang disebabkan oleh alkohol. Mereka menambahkan, bahwa nyamuk bisa kecanduan aroma bir sehingga meningkatkan frekuensi gigitan pada tubuh peminum.

Nyamuk Anopheles (medindia.net)
Seperti dilansir dari Daily Mail, mereka menguji teori mereka terhadap 2.500 nyamuk Anopheles Gambiae Si Burkina Faso, di Afrika Barat. Tim juga melibatkan 25 sukarelawan yang berusia 20 hingga 40 tahun. Mereka memberikan responden bir lokal, sebelum melihat berapa banyak nyamuk yang terbang melawan arah angin ke sukarelawan.

Serangga tersebut lalu dimasukkan ke kotak arah angin dan diberikan pilihan untuk terbang menuju perangkap. Pilihannya adalah udara terbuka, atau bau badan sukarelawan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Plos One ini menemukan, 65 persen nyamuk tergoda untuk terbang ke arah sukarelawan. Hal ini dibandingkan sebelum sukarelawan meminum bir, nyamuk yang menghampiri hanya berjumlah 50 persen.

Tim peneliti berharap temuan mereka dapat membantu pencegahan penyakit malaria yang telah memakan korban 780 ribu orang di seluruh dunia.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/229837-nyamuk-suka-aroma-tubuh-peminum-bir

Senin, 27 Juni 2011

Periksa Penyakit Kelamin di Layar Ponsel

Bila Anda terlampau malu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengecek apakah telah tertular penyakit kelamin atau tidak, jangan khawatir. Sebentar lagi, akan ada aplikasi di layar ponsel yang bisa menjamin kerahasiaan pribadi Anda.

Seperti dikutip dari Guardian, para dokter dan pakar teknologi di Inggris tengah mengembangkan perangkat kecil semacam kit pemeriksa kehamilan, yang bisa dengan cepat dan akurat mengecek apakah seseorang telah mengidap penyakit-penyakit kelamin seperti herpes, chlamydia, atau gonorrhoea (raja singa).

Cara kerjanya, tersangka pengidap penyakit seks menular itu musti menempatkan urine atau saliva (air liur) pada sebuah chip komputer seukuran chip USB, yang dipasang ke dalam ponsel atau komputer mereka.

Setelah itu, hasil diagnosa akan tersedia hanya dalam bilangan menit, lengkap dengan nama penyakit seks menular yang diidap. "Kini ponsel Anda pun bisa menjadi mobile doctor," kata Dr. Tariq Sadiq, dokter spesialis kesehatan seksual dan HIV dari University of London Saint George, yang memimpin proyek ini.

Menurut Sadiq, dengan alat ini, nantinya ponsel tak cuma bisa menunjukkan penyakit infeksi kelamin apa yang diderita, namun juga bisa menyarankan ke mana penderita bisa mendapatkan perawatan.

Alat ini merupakan salah satu upaya para pakar kesehatan Inggris untuk memperkecil penularan penyakit infeksi kelamin di negara itu. Inggris memang merupakan salah satu negara yang memiliki angka kehamilan di luar nikah dan infeksi penyakit kelamin tertinggi di kalangan remaja.

Tahun lalu, angka penularan penyakit infeksi kelamin di sana mencapai rekor tertinggi pada satu dekade belakangan, yakni 482.696 orang. Dua pertiga perempuan yang tertular penyakit kelamin, berusia di bawah usia 25 tahun. Sementara di kelompok usia yang sama, lebih dari setengah pria juga turut tertular.

"Kami perlu mencegah meningkatnya epidemi ini, yang kian hari terus bertambah parah," kata Sadiq. Salah satu penyebabnya adalah faktor rasa malu di kalangan anak muda untuk mengetahui apakah dirinya mengidap penyakit ini. Padahal, banyak di antara mereka tetap menjadi pembawa penyakit, kendati gejala yang mereka alami sudah hilang.

Proyek ini, disokong oleh beberapa lembaga pendanaan yang menginvestasikan sebesar 4 juta poundsterling atau Rp 56,6 miliar untuk pengembangan teknologi ini, melalui sebuah forum bernama UK Clinical Research Collaboration.

Rencananya, alat ini akan dibanderol antara 50 penny (sekitar Rp 7 ribu) hingga 1 poundsterling (Rp 14 ribu) di berbagai klab malam, apotik, supermarket, seperti halnya kondom.
http://teknologi.vivanews.com/news/read/188127-periksa-penyakit-kelamin-di-layar-ponsel

Kamis, 23 Juni 2011

Hebat! Gelombang Radio Sembuhkan Asma

Studi terbaru menemukan fakta, penderita asma kini memiliki harapan baru untuk dapat hidup normal, yakni dengan gelombang radio.

Penyakit asma adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru yang terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale, sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas.

Penyakit asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi, baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

Para ilmuwan melakukan penelitian pada sebuah operasi thermoplasty bronkial seorang perempuan paruh baya di RS Wythenshawe di Manchester.

Tindakan ini melakukan pembukaan pada saluran udara sehingga secara dramatis akan mengurangi gejala, melemahkan, dan membantu pasien menjalani kehidupan normal.

Seperti dikutip dari Dailymail, serangan asma berulang memang dapat menyebabkan jaringan paru-paru menebal. Tetapi pengobatan baru ini mencegahnya dengan membuka saluran udara agar pasien bisa bernapas lebih mudah.

Dalam operasi itu, tabung dimasukkan melalui hidung pasien ke dalam paru-paru. Lalu sebuah kawat dengan struktur seperti keranjang ditempatkan di bawah tabung dan dipanaskan, sehingga menghasilkan gelombang radio untuk membakar jaringan pada saluran udara yang tersumbat.

Operasi ini membutuhkan waktu satu jam dan akan diulang 1-2 bulan sampai hampir semua saluran udara diperbaiki.

"Ini sangat menarik. Ini mungkin sebuah pilihan baru untuk pasien dengan asma berat yang tetap mengalami gejala, meskipun telah menjalani terapi obat," kata Rob Niven. Namun ia menekankan bahwa pengobatan ini hanya cocok bagi penderita asma parah.
http://dimedan.blogspot.com/2011/06/hebat-gelombang-radio-sembuhkan-asma.html

8 Hewan Peliharaan Penyembuh Sakit

Memiliki hewan peliharaan di rumah mungkin berisiko menimbulkan alergi. Namun, menurut para ahli, memelihara binatang di rumah bisa memberi efek positif: membantu penyembuhan penyakit.

Tak hanya anjing dan kucing, sejumlah hewan seperti kelinci, babi, ular juga bermanfaat meningkatkan kesehatan manusia. Beberapa di antaranya membantu ilmuwan mengembangkan pengobatan baru untuk penyakit-penyakit serius termasuk diabetes, demensia dan Parkinson.

Dr Samantha Wright, psikolog yang mempelajari hubungan antara manusia dan hewan peliharaan, mengatakan, tidak ada hal yang mustahil untuk mendapatkan manfaat potensial dari hewan.

"Ide bahwa hewan peliharaan dan kesehatan yang baik dihubungkan kembali dalam beberapa dekade belakangan ini. Ada banyak spesies yang dapat membantu mengembangkan pengobatan baru untuk segala macam penyakit,” kata Samantha seperti dikutip dari laman The Sun.

Berikut beberapa hewan top di dunia yang bisa membantu manusia menyembuhkan beberapa penyakit, seperti diungkap Lynsey Haywood:

1. Anjing bisa mengendus kanker
Binatang berkaki empat tak hanya bisa dijadikan teman, mereka juga bisa mendeteksi adanya kanker tahap dini melalui indra penciumannya.

Dalam sebuah studi di Jepang, Labrador diberikan sampel napas dan tinja untuk diendus, dan ternyata mereka mampu mengidentifikasi adanya kanker usus yang berasal dari pasien. Para ilmuwan percaya bahwa bau tumor bisa terdeteksi oleh indra penciuman anjing.

Dr Hideto Sonoda mengatakan bahwa sekarang dibutuhkan penelitian untuk mengembangkan sebuah 'hidung anjing elektronik' sebagai pendeteksi kanker. "Senyawa kimia dari bau tidak jelas. Hanya anjing yang tahu jawabannya."

2. Kelinci bisa deteksi kanker serviks
Mendeteksi kanker serviks menggunakan kelinci mulai dikembangkan setelah dua ilmuwan Inggris menemukan virus yang memicu penyakit pada kelinci selama tahun 1960-an. Hasilnya, sebuah vaksin yang dapat mencegah kanker serviks.

Vaksin ini mulai tersedia pada 2006 setelah 70 tahun penelitian hewan dilakukan. Pemerintah Inggris sudah menawarkan suntikan vaksin ini untuk wanita berusia 12 sampai 13 tahun demi mencegah makin menjalarnya penyakit yang membunuh hampir 1.000 wanita dalam setahun di Inggris.

3. Kucing bisa mencegah risiko stroke
Orang yang memiliki kucing, 40 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menderita serangan jantung fatal, menurut sebuah studi di University of Minnesota di AS.

Peneliti Dr Adnan Qureshi mengatakan, membelai kucing moggies ternyata bisa menurunkan stres dan kecemasan pemiliknya, membuat mereka mampu menurunkan risiko pengembangan penyakit kardiovaskular. "Ini membuka jalan baru untuk perawatan, dan tidak seperti obat-obatan atau operasi, kepemilikan kucing tampaknya tidak memiliki risiko."

4. Kelinci dan hamster sembuhkan asma
Anak-anak yang tumbuh dengan hewan peliharaan seperti kelinci percobaan, kelinci atau hamster mungkin bisa mengembangkan asma atau alergi, menurut para ilmuwan.

Tapi peneliti AS mempelajari sekelompok anak-anak di New York dan menemukan bahwa tumbuh di lingkungan yang kurang steril kadang-kadang justru bisa meningkatkan kesehatan mereka.

Peneliti Matt Perzanowski mengatakan, "Terkena bakteri tertentu dapat memberikan kesempatan anak untuk membangun sebuah kekebalan tubuh.”

5. Ular bisa sembuhkan tekanan darah tinggi
Orang yang digigit ular berbisa bisa tak sadar karena tekanan darah mereka merosot. Terinspirasi kerja racun ular, para ilmuwan mengembangkan versi racun sintetis dari bahan kimia yang dibuat dari lubang racun ular berbisa Brasil.

Dikenal sebagai inhibitor ACE, mereka telah membantu jutaan orang menurunkan tekanan darah untuk mengurangi risiko serangan stroke, jantung dan penyakit ginjal. Venoms ular berisi sampai 100 zat yang berbeda, sehingga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.

6. Lumba-lumba sembuhkan diabetes
Lumba-lumba bisa membantu manusia menyembuhkan diabetes. Para ilmuwan menemukan bahwa mamalia resisten terhadap insulin, seperti beberapa penderita diabetes.

Namun keistimewaan lumba-lumba dipelajari oleh Yayasan Nasional Marinir AS. Mamalia mampu beralih melakukan perlawanan terhadap penyakit mematikan.

Mereka dapat melakukan hal ini ketika mereka makan, yang memungkinkan mereka untuk mengatasi protein tinggi, dan salah satu ikan yang bisa melakukan diet rendah karbohidrat.

7. Ikan bisa menyembuhkan demensia
Orang tua yang makan ikan atau makanan laut sekali seminggu berisiko rendah mengembangkan demensia, menurut sebuah studi Prancis.

Para ilmuwan mengatakan asam lemak dalam minyak ikan membantu mengurangi peradangan di otak dan berperan dalam regenerasi sel saraf. Ikan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sejumlah penelitian menemukan, menonton ikan berenang dalam akuarium juga bisa memunculkan rasa tenang dan mengurangi rasa cemas.

8. Babi bisa sembuhkan parkinson
Sebuah penelitian di AS menemukan bahwa sel babi yang ditransplantasikan ke sel-sel otak bisa membantu penderita penyakit Parkinson mendapatkan kembali mobilitasnya.

Sel-sel diambil dari janin babi yang belum lahir atau berkembang. Tujuannya adalah setelah mereka dipindahkan ke dalam otak manusia, mereka akan dikembangkan ke dalam sel manusia untuk menghasilkan dopamin, seperti fungsi otak. Dr Curt Freed, dari University of Colorado, mengatakan, "Itu adalah perkembangan yang luar biasa."
http://kosmo.vivanews.com/news/read/227834-8-hewan-peliharaan-penyembuh-sakit
http://kosmo.vivanews.com/news/read/227835-8-hewan-peliharaan-penyembuh-sakit--ii-

Benarkah Obesitas di Usia Remaja Picu Kanker?

Seperti diketahui, obesitas merupakan gudang penyebab timbulnya banyak penyakit. Bahkan sebuah studi baru menemukan bahwa obesitas yang dialami remaja selama bertahun-tahun berisiko meninggal akibat kanker di kemudian hari.

Studi ini menemukan bahwa pria yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas saat usia remaja, 35 persen lebih mungkin meninggal akibat kanker karena berat badan yang tak sehat.

Bahkan jika berhasil mengurangi berat badan saat usia pertengahan, tidak akan mengurangi risiko ekstra pengembangan kanker. Penyakit kanker paru-paru, ginjal kulit, dan prostat merupakan jenis penyakit yang rentan dialami oleh penderita obesitas di usia remaja.

Seorang ilmuwan Inggris telah melakukan penelitian pada 20 ribu pria . Hasil temuan menyimpulkan bahwa sangat penting menjaga berat badan yang sehat sepanjang hidup.

Peneliti Dr Linsay Gray dari Medical Research Council (MRC), mengatakan ini adalah pertama kalinya dampak dari obesitas pada masa dewasa awal ditemukan berisiko menimbulkan kanker dikemudian hari.

Indeks massa tubuh yang tinggi serta sistem penilaian berat badan telah dikaitkan dengan beberapa kanker, dan selalu terbukti di kemudian hari.

"Hal ini sangat menarik bahwa Indeks Massa Tubuh lebih tinggi pada usia 18 tahun benar-benar mengarah pada risiko kanker dibanding Indeks Massa Tubuh yang tinggi saat usia pertengahan,” ujar Linsay dikutip dari Daily Mail.

Hasil penelitian ini memberikan pesan yang jelas, menjaga berat badan yang sehat secara signifikan dapat mengurangi kesempatan Anda terkena kanker.

"Temuan ini seharusnya menjadi sinyal kewaspadaan untuk para remaja agar bisa menjaga berat badan yang sehat,” tambahnya.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/227799-benarkah-obesitas-di-usia-remaja-picu-kanker-

Rabu, 22 Juni 2011

10 Penyakit Teraneh di Dunia

Penyakit yang langka sering dikaitkan dengan legenda dan lekat dengan kepercayaan seperti adanya kutukan.

Di lain sisi, penyakit langka membuat orang terpesona sekaligus takut bila berdekatan dengan pengidapnya. Di dunia medis pun, ada beberapa penyakit langka yang masih menjadi teka-teki, baik penyebab maupun penawarnya.

Ada beberapa penyakit langka di dunia, berikut 10 diantaranya.

1. Progeria

Progeria disebabkan cacat kode genetik, yang membuat seorang anak tampak seperti orang lanjut usia. Rata-rata, anak yang lahir dengan penyakit ini akan meninggal pada usia 13 tahun. Tubuh anak pengidap progeria akan mengalami penuaan dengan cepat termasuk kebotakan dini, penyakit jantung, penipisan tulang dan radang sendi.

Penyakit ini sangat langka, pengidapnya hanya 48 orang di seluruh dunia yang masih hidup.

2. Kaki gajah

Filariasis juga dikenal sebagai kaki gajah, tergambar dari membengkaknya anggota tubuh seperti lengan dan kaki. Penyakit ini disebabkan oleh cacing parasit, Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan B. timori, yang ditularkan nyamuk.

Filariasis saat ini mempengaruhi 120 juta orang di seluruh dunia, 40 juta pengidapnya mengalami penyakit serius.

3. Manusia serigala

manusia serigalaSindroma manusia serigala atau Wereworlf syndrome ditandai dengan tumbuhnya bulu di sekujur tubuh termasuk wajah. Penderitanya akan mirip manusia singa tanpa cakar dan gigi taring.

4. Penyakit kulit biru

Sebuah keluarga besar yang dikenal sebagai "orang biru" hidup hingga tahun 1960-an di Creek Kentucky Amerika Serikat. Mereka memiliki kulit biru. Sebagian besar mereka hidup hingga melewati usia 80, tanpa penyakit serius.Sifat itu diwariskan dari generasi ke generasi. Kulit penderitanya bervariasi dengan kondisi kulit biru, plum, hingga berwarna ungu.

5. Pica

Orang yang didiagnosis mengidap Pica memiliki dorongan tak terpuaskan makan zat non-makanan seperti kotoran, lem, kertas, bedak dan tanah liat. Meskipun hal diyakini dengan adanya kekurangan mineral, pakar kesehatan tidak menemukan penyebab pasti dan obat untuk gangguan ini.

6.Sindroma Vampir
Pengidap penyakit ini selalu berusaha menghindari matahari. Jika terkena sinar matahari, kulit akan melepuh dan merasakan sakit.

7. Sindroma Alice in Wonderland

Alice in Wonderland Syndrome (AIWS), atau micropsia, adalah kondisi neurologis yang mempengaruhi persepsi disorientasi visual manusia. Pengidapnya merasa sebagai manusia, bagian dari manusia, hewan, dan benda-benda mati serta lebih kecil daripada kenyataan. Umumnya, objek yang dilihat akan nampak jauh atau sangat dekat pada saat yang sama.

Dalam penglihatan mereka, anjing, mungkin tampak sebesar tikus, atau mobil akan mengecil. Kondisi ini juga disebut penglihatan atau halusinasi liliput kecil.

8. Garis Blaschko

Garis Blaschko adalah sebuah fenomena yang sangat langka dan tak dapat dijelaskan secara medis. Anatomi unik manusia ini pertama kali ditemukan pada tahun 1901 oleh dokter kulit Jerman Alfred Blaschko. Garis Blaschko adalah pola tak terlihat akibat gangguan DNA manusia. Penyakit ini diwariskan dan terlihat di kulit atau mukosa dengan visual bergaris-garis berpola V atau S di punggung, dada, dan perut.

9. Sindroma Mayat hidup
Ini adalah sindroma depresi mental dan kecenderungan bunuh diri. Pasien akan mengeluh kehilangan segalanya harta, sebagian atau seluruh tubuh, dan percaya mereka telah meninggal atau mayat berjalan.

Khayalan ini biasanya berkembang dan pasien mungkin mengatakan bahwa ia dapat mencium daging tubuhnya yg membusuk atau merasakan cacing merayap di kulitnya. Fenomena ini kerap merupakan pengalaman berulang pada orang yang kekurangan tidur dan psikosis kokain.

10. Jumping Frenchman Disorder
Karakteristik utamanya adalah bahwa pasien yang terkejut oleh suara atau pemandangan bukan hanya kaget tapi secara refleks akan memukul lengan mereka, menangis dan mengulangi kata-kata. Pertama kali ditemukan pada penebang Prancis-Kanada di Maine.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/228157-10-penyakit-teraneh-di-dunia
http://kosmo.vivanews.com/news/read/228177-10-penyakit-teraneh-di-dunia--ii-

Tumor Pria Ini 80 Kg, Lebar 1 Meter

Sejak bayi, Nguyen Duy Hai telah akrab dengan tumor. Karena tumor pula, pria 31 tahun ini, menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat tidur.

Hingga kini, di kaki kanan pria asal Vietnam itu terdapat tumor raksasa yang tumbuh seberat 80 kilogram dengan lebar satu meter.

Nguyen Duy Hai (kiri) 
Tumor di kaki kanannya muncul sejak ia baru lahir. Meski pernah menjalani operasi amputasi kaki 14 tahun lalu, tumornya tetap tumbuh dan menggerogoti kaki kanannnya.

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya hanya bisa duduk dan berbaring," katanya di rumahnya di kota Da La, dataran tinggi bagian tengah negara tersebut.

Tumor Nguyen, merupakan tumor terbesar yang pernah didokumentasikan di Vietnam. Vu Van Thach, kepala departemen pemeriksaan rumah sakit tumor Hanoi, mengatakan kepada kantor berita Jerman, DPA, "Ini rekor sejauh yang kita tahu."

Menurut Vu Van Thach, tumor Nguyen termasuk kategori non-kanker dan bisa disebabkan adanya mutasi genetik. "Jika tumornya ganas, ia tidak akan hidup hingga saat ini," katanya.

Dikutip dari CNews, selama hidupnya, Nguyen dirawat ibunya yang berumur 61 tahun. Harapan kembali terbit di hatinya setelah ada bantuan medis untuk mengangkat tumor.

Operasi pengangkatan tumor Nguyen berasal dari Palang Merah dan dana pengobatan masyarakat miskin Vietnam.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/228280-tumor-pria-ini-80-kg--lebar-1-meter